BAGIKAN
Passive Voice

Passive Voice – UN 2016 akan menghampiri siswa-siswi sebentar lagi. Persiapan terus dimatangkan mesti masih ada beberapa materi yang belum diperdalam. Hal tersebut karena ada perubahan materi yang akan diujikan di dalam UN 2016 Bahasa Inggris, khususnya untuk siswa SMK. Salah satu materi baru yang akan dimunculkan dalam UN SMK 2016 mata pelajaran Bahasa Inggris adalah Passive Voice.

i was called

Kalimat passive menempatkan objek di awal kalimat, ada kalanya subjek akan dihilangkan. Hal tersebut dilakukan karena apa yang menjadi poin dalam kalimat tersebut adalah pada bagian objek-nya. Perhatikan contoh berikut ini:

Two cups of coffee were drunk.

Dalam kalimat tersebut, kita fokus mengenai dua cangkir kopi yang telah diminum. Mengenai siapa yang meminumnya, dalam konteks ini tidaklah penting.

Bagaimana membuat kalimat Passive Voice?

Lalu bagaimana cara membuat kalimat passive voice dalam Bahasa Inggris dengan menggunakan Tenses yang berbeda-beda? Bila Anda telah memahami cara penggunaan tenses dalam Bahasa Inggris, maka passive voice akan menjadi sangat mudah. Kita hanya perlu menempatkan verb ‘to be’ ke dalam tenses apa pun dan kemudian menambahkan past participle atau verb 3. Pada regular verbs, kita menambahkan ‘ed’ pada kata invinitif. Contoh, kata ‘play’ menjadi ‘played’.

Kapan Passive Voice digunakan?

Tidak selamanya kalimat aktif bisa diubah menjadi kalimat pasif. Setidaknya ada 6 situasi dimana kalimat aktif tersebut dapat diubah menjadi kalimat pasif.

  1. Bila kita ingin mengubah fokus dari sebuah kalimat.
  2. Ketika siapa atau apa yang menyebabkan sebuah tindakan tidak diketahui, tidak dikenal, sudah jelas, atau orang secara umum.
  3. Dalam penulisan faktual atau pun fiksi.
  4. Dalam penulisan resmi.
  5. Untuk menempatkan informasi baru di akhir kalimat guna meningkatkan gaya penulisan.
  6. Ketika subjek terasa sangat panjang.

Itulah sekilas mengenai apa yang disebut dengan passive voice. Untuk materi UN Bahasa Inggris SMK 2016 lainnya akan kami posting dalam kesempatan mendatang. Dan bila Anda menginginkan kisi-kisi hasil pengembangan dari apa yang telah diberikan oleh Kemendikbud, Anda dapat memberikan komentar di bawah.

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here