Di penghujung bulan Nopember 2016 ini, Puspendik melaksanakan simulasi UNBK untuk tingkat SMA, MA, SMK dan sederajat. Khusus untuk SMK, maka simulasi UNBK ini dilaksanakan selama empat hari yang mengujikan masing-masing mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris serta Kompetensi Kejuruan.

simulasi unbk

SMK Diponegoro Banyuputih, di hari kedua ini (30 Nopember 2016), mengujikan mata pelajaran Bahasa Inggris. Sama halnya dengan Paper-Based Test, UNBK Bahasa Inggris SMK ini juga memuat total 50 soal yang 15 diantaranya adalah soal listening.

Dibandingkan dengan Tryout dan UASBK yang diadakan 2 (dua) minggu berturut-turut kemarin, Simulasi UNBK dari Puspendik untuk mata pelajaran Bahasa Inggris kali ini memiliki perbedaan yang mencolok. Lalu apa saja perbedaannya?

Tidak ada kontrol pada audio

Peserta didik tidak bisa mengontrol untuk melakukan skip listening audionya. Jadi ketika soal tersebut diputar, maka siswa harus menunggu hingga selesai audio diputar. Tidak bisa memotong hanya pada soal, peserta didik harus juga mendengarkan direction. Namun kontrol volume masih tetap ada.

Tidak bisa pindah ke soal lain saat audio diputar

Selagi audio masih diputar, peserta didik tidak skip ke soal berikutnya. Peserta didik melanjutkan ke soal berikutnya saat audio selesai diputar.

Listening audio hanya bisa diputar sekali

Laiknya dengan paper-based test, soal pada bagian listening section hanya bisa diputar sekali. Ketika peserta didik telah menjawab, maka mereka tidak mungkin lagi untuk memutar kembali. Dan meskipun mereka belum menjawab, audio juga tidak dapat diputar lagi.

Pilihan jawaban E tidak muncul

Berbeda dengan gelaran tryout dan UASBK kemarin yang mana masih terdapat pilihan jawaban E. Kali ini, Puspendik telah menghilangkan pilihan jawaban E, sehingga meminimalisasi kesalahan siswa yang mungkin salah klik jawaban E.

Perbedaan soal untuk masing-masing komputer

Terdapat perbedaan soal antara satu komputer dengan komputer lainnya. Terlihat jelas pada soal listening pada bagian pictures. Nomor soal yang sama menggunakan gambar yang berbeda. Selain di bagianĀ listening, tentunya juga terdapat perbedaaan di bagian lainnya. Kemungkinan ada beberapa paket soal yang digunakan pada Simulasi UNBK Bahasa Inggris kali ini.

Tentunya selain adanya perbedaan dengan gelaran sebelumnya, ada beberapa hal lain yang mempunyai kesamaan. Beberapa kesamaan dengan gelaran sebelumnya adalah:

Interface aplikasi yang sama persis

Interface (antar muka) yang digunakan sama persis dengan yang digunakan pada tryout dan UASBK kemarin. Karena memang sekolah telah menggunakan aplikasi yang sama dengan apa yang digunakan Puspendik kali ini. Keuntungan bagi peserta didik adalah mereka sudah sangat familiar dengan interface tersebut.

Soal tidak diacak

Seperti prediksi kami sebelumnya, soal pada Simulasi UNBK Bahasa Inggris tidaklah diacak. Urutan soal masih sesuai dengan kisi-kisi UN 2016.

Itulah sedikit review mengenai pelaksanaan Simulasi UNBK Bahasa Inggris di SMK Diponegoro Banyuputih. Mungkin masih banyak hal lain yang belum ditemukan. Silakan berikan kontribusi kalian melalui form komentar.

3 KOMENTAR

Beri Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here